Kamis, 09 Agustus 2018

POTENSI DESA


Di desa Modung, dapat dijumpai banyak pohon sukun tumbuh dan berbuah lebat di sekitar rumah warga, bahkan di lahan kosong sekalipun. Sukun (Artocarpus altilis [Park.] Fosberg) merupakan salah satu tanaman penghasil buah utama dari keluarga Moraceae. Sebagai salah satu sumber bahan pangan alternatif, buah sukun terbukti memiliki kandungan gizi cukup tinggi. Buah sukun dari Madura memiliki kandungan gizi yang baik seperti karbohidrat (33,37%), phospor (60,52%) dan kalori (136 Kal). 
Buah Sukun

Banyaknya pohon sukun yang ada di desa Modung kelompok 34 KKN TEMATIK UTM 2018 mempunyai inovasi untuk memanfaatkan tanaman sukun menjadi olahan yang layak konsumsi dan bernilai jual yaitu dengan mengolah sukun menjadi es krim.

Jagung adalah komoditi penting dalam pertanian setelah tanaman padi, peranan jagung sangat besar.

Dusun Pandekong merupakan salah satu dusun yang terletak di desa Modung. dusun ini memiliki kekayaan alam dibidang pertanian seperti bulir padi dan jagung. masyarakat di dusun Modung berpencaharian sebagai petani.



Sumber Air
Selain itu, desa Modung memiliki sumber mata air bersih yang begitu jernih. Bahkan saat musim kemarau datang, sumber mata air ini tidak pernah surut. Air yang keluar dari celah bebatuan terus mengalir. Masyarakat di desa Modung memanfaatkan sumber mata air untuk kegiatan sehari-hari mereka seperti mandi, mencuci baju dan peralatan rumah tangga lainnya. Sumber air ini terdapat di dua lokasi yang saling bersandingan. Sumber mata air yang ada di desa Modung merupakan potensi alam yang bisa dimanfaatkan sebagai objek wisata. 

Buju' Mbah Sugro
Di samping sumber mata air yang ada di Desa Modung tepatnya Dsn.Modung Timur ini terdapat punden makam yang merupakan makam wali yang biasanya oleh masyarakat Madura biasanya dikenal dengan nama BUJU’ dipemakaman ini terdapat makam seseorang yang dihormati oleh masyarakat Modung. Menurut warga sekitar makam tersebut adalah Buju’ Mbah Sugro atau biasanya warga setempat menyebutnya Buju’ Sumber Modung Timur.



Tambah Garam

Pulau Madura sering disebut pulau garam, faktanya Madura menerima julukan sebagai salah satu daerah penghasil garam terbesar di Indonesia. Pulau madura sering dikenal bermusim kemarau lebih panjang, tidak banyak sungai dan sumber air tawar. Dataran Madura relatif dataran di sisi selatan dari pulau Jawa, dengan dataran tinggi di tengah dan pantai utara yang berbeda ketinggian. Meskipun garam hanya dihasilkan disepanjang pantai selatan Madura,   tambak garam juga sering ditemukan di wilayah Desa Modung.


Wilayah pesisir dan lautan mempunyai peran yang penting sebagai sumber penghidupan bagi penduduk Indonesia. Indonesia sendiri merupakan wilayah pesisir dan laut yang memiliki berbagai sumber daya alam pesisir yang dapat dikelola dan dikembangkan. Desa Modung merupakan sebagian besar wilayah yang termasuk dalam daerah pesisir pantai sehingga dimanfaatkan warga setempat untuk budidaya tambak udang sebagai mata pencaharian sebagian besar warga Desa Modung.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar